Malaria : Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati

penyakit malaria
penyakit malaria

Malaria merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium, parasit ini berkembang biak didalam darah manusia. Penyakit malaria secara alami ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina.

Namun, Penyakit ini juga dapat menular melalui kontak langsung dengan darah penderita dan jarang sekali menular  tanpa ada kontak langsung antara satu orang dengan yang lainnya. Jika tidak ditangani dengan benar maka penyakit ini bisa berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian.

Penyakit malaria paling banyak terjadi di wilayah indonesia timur seperti Bengkulu, Papua,  Sulawesi, Maluku, dan Nusa tenggara. Wilayah ini merupakan penyumbang terbanyak kasus malaria yang terjadi di Indonesia. Yang mana 1 dari 100 orang meninggal karena komplikasi.

Gejala Malaria

Ketika tubuh anda terinfeksi maka gejala malaria ini tidak langsung muncul, gejala bisa muncul 2 minggu sejak tubuh anda terinfeksi. Bahkan ada yang setahun kemudian gejala tersebut baru muncul. Masa inkubasi Plasmodium falciparum adalah sekitar 1-2 minggu, sedangkan untuk Plasmodium vivaxadalah 2-3 minggu. Gejala tubuh demam, berkeringat dan menggigil pada umumnya disebut  Trias Malaria.

Dibawah ini merupakan gejala penyakit malaria :

  1. Tubuh demam tinggi
  2. Berkeringat dingin dan meggigil
  3. Sakit kepala
  4. Mual, muntah- muntah
  5. Nyeri otot
  6. Diare
  7. Kejang
  8. Anemia
  9. BAB berdarah

Pada masa awal inkubasi gejala seperti demam dan berkeringat masih bersifat ringan sehingga anda mungkin tidak akan menyangka bahwa anda sebenarnya terjangkit malaria dikarenakan gejala ini sama halnya seperti penyakit umum lainnya.

Jika anda merasa mengalami beberapa gejala diatas sebaiknya segera lakukan penanganan awal sebelum bertambah parah. Dan segera lakukan tes darah di lab rumah sakit untuk memastikan apakah anda positif terinfeksi atau tidak.

Cara Mengobati Malaria

Apabila penyakit malaria tidak segera mendapatkan penanganan maka akan berakibat buruk maka dari itu penanganan yang baik dapat mengurangi resiko buruk yang mungkin terjadi. Pemberian obat antimalaria juga diberikan sesuai dengan diagnosis malaria yang telah diketahui. Yaitu bergantung pada ;

  1. Seberapa parah gejala yang dialami/di derita
  2. Apakah anda sedang hamil
  3. Jenis parasit yg menginfeksi
  4. Apakah anda menggunkan obat antimalaria
  5. Dimana tempat anda terjangkit malaria

Meskipun malaria dapat berisiko kematian tetapi malaria juga dapat disembuhkan dengan total. Malaria yang disebabkan oleh plasmodium falciparum mengggunakan obat dibawah ini;

  • Kombinasi dihydroartemisinin, piperakuin dan primakuin
  • Kombinasi kina, doksisiklin dan primakuin

malaria yang disebabkan oleh parasit Plasmodium vivax menggunakan obat sebagai berikut :

  • Kombinasi dihydroartemisinin, piperakuin
  • Kombinasi kina, dan primakuin

Pada pengobatan penyakit malaria yang berat menggunakan obat sebagai berikut :

  • Kombinasi artesunate dan amodiaquine

Pada kasus malaria yang penderitanya dalam keadaan hamil memerlukan prhatian lenih dikarenakan ada beberapa obat malaria yang tidak cocok untuk janinnya sehingga dapat membahayakan.

Sumber : www.alodokter.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*